UTS-INSEARCH Dukung Seminar International TEFLIN ke-62 di Bali

October 28, 2015 By In News and Events No Comment
Seminar internasional Teaching English as a Foreign Language in Indonesia (TEFLIN) digelar di Bali berlangsung mulai Senin (14/9/2015) hingga Rabu (16/9/2015) di Hotel Sanur Paradise.

Seminar internasional Teaching English as a Foreign Language in Indonesia (TEFLIN) digelar di Bali berlangsung mulai Senin (14/9/2015) hingga Rabu (16/9/2015) di Hotel Sanur Paradise.

Laporan Wartawan Tribun Bali, AA Putu Santiasa

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Seminar internasional Teaching English as a Foreign Language in Indonesia (TEFLIN) digelar di Bali, berlangsung mulai Senin (14/9/2015) hingga Rabu (16/9/2015) di Hotel Sanur Paradise, DenpasarBali.

Seminar Internasional TEFLIN ke-62 bertemakan “Teaching and Assesing L2 Learners in the 21st Century” diikuti oleh 18 negara.

Sebanyak 106 peserta dan 506 pembicara akan membahas tuntas tentang pendidikan bahasa Inggris.

Peserta seminar mayoritas berlatar belakang sebagai akademisi di bidang bahasa Inggris.

Presiden TEFLIN Prof Dr Joko Nurkamto MPd menjelaskan, dalam seminar tersebut dipaparkan sejumlah topik hangat serta hasil penelitian dari para pengajar di daerahnya masing-masing.

Tentu ini akan menambah wawasan peserta dalam  membuat kurikulum atau silabus mata pelajaran di sekolahnya masing-masing.

Satu diantara topik penting ialah penguasaan bahasa inggris level tinggi dalam penulisan artikel ilmiah yang dipublikasikan secara internasional.

Lebih jauh ia menjelaskan dalam pembelajaran bahasa Inggris tingkat tinggi tersebut pihaknya bekerja sama dengan lembaga pendidikan internasional yakni UTS-INSEARCH sebuah lembaga yang berada di bawah UTS (University of Technology Sydney)  yang menghadirkan sejumlah pembicara ahli di bidangnya.

“Pembicara tersebut akan memaparkan sejumlah materinya terkait pengembangan Bahasa Inggris utamanya dalam menyusun karya ilmiah. Sebab selama ini tata bahasa yang digunakan memiliki gaya bahasa  yang berbeda oleh penulis satu dengan lainnya. Jika memiliki keseragaman gaya kepenulisan, ini akan memudahkan untuk tembus di jurnal luar negeri,” urainya.

Mariam Kartikatresni Direktur Pengembangan UTS-INSEARCH di Indonesia mengatakan, ini kali pertama pihaknya bergabung dalam kegiatan TEFLIN mengingat kebutuhan di Indonesia tentang pembelajaran bahasa Inggris level tinggi, utamanya dalam kegiatan akademisi.

Sebab di zaman sekarang tidak cukup seseorang hanya belajar bahasa Inggris untuk percakapan saja, tapi lebih daripada itu, seperti mengirim surat, membalas email, menulis karya ilmiah dan lain sebagainya.

“Hal ini sangat bermanfaat bagi para akademisi dan pengajar untuk bertemu, berdiskusi dan bertukar ide-ide secara profesional. Saya juga berharap UTS-INSEARCH dapat memberi pembelajaran kepada masyarakat luas, terutama bagi mereka di bidang pendidikan dan tenaga pengajar,” jelasnya.

Ia mengatakan, UTS-INSEARCH memiliki komitmen dalam mendukung perkembangan pendidikan bahasa Inggris di Indonesia. Bahkan sejumlah profesor hadir dan membagi ilmunya dalam pendidikan bahasa Inggris.

Dr Neil England (Curriculum Developer) akan memaparkan bahasa Inggis untuk sebuah penelitian akademisi sebab di Indonesia pembelajaran ini sedang dibutuhkan bagi para pendidik. Selain itu ia akan menyampaikan tentang interaksi lisan, termasuk komunikasi lintas budaya, hubungan pelajar-pengawas

Selain berfokus pada bahasa Inggris untuk penelitian, salah seorang pembicara dari UTS-INSEARCH, Profesor Lesley Harbon, Head of the School of International Studies di UTS akan memaparkan tentang peranan budaya dalam pembelajaran bahasa Inggris.

Ia menjelaskan, guru atau pengajar seharusnya dapat membantu muridnya dalam menciptakan bahasa yang dapat dimengerti dengan jelas.

Sebab latar belakang budaya antarnegara di dunia ini memiliki ketidaksamaan.

“Guru bahasa harus merefleksikan budaya tempat mereka mengajar dalam menerapkan kurikulum dan bekerja dengan kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan,” kata Profesor Harbon. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *